Tampilkan postingan dengan label Asmara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asmara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2012

Kenali 5 Fase Pernikahan dan Tantanganny

TRIBUNNEWS.COM - Ada yang bilang, pernikahan itu manis di awal, kemudian seiring dengan waktu akan menjadi semakin hambar.
Sementara penasihat dan terapis untuk masalah rumah tangga dan keluarga, Rita DeMaria, PhD, penulis buku The 7 Stages of Marriages, mengatakan bahwa sebenarnya perkawinan ini terbagi menjadi beberapa fase penting. Dan, pada setiap fase itu Anda dan pasangan akan menghadapi berbagai tantangan yang akan menentukan masa depan rumah tangga Anda berdua.
"Dengan memahami seperti apa fase-fase itu, Anda akan dapat senantiasa melalui tahun demi tahun dengan ikatan cinta dankomitmen yang semakin kuat," kata DeMaria.
Inilah lima fase penting perkawinan dan apa saja yang perlu Anda ketahui:
Fase 1: Bulan madu
Tahun-tahun pertama hingga sebelum kedatangan anak-anak adalah masa penuh gairah dan cinta. Semua selalu tentang Anda berdua. Berlibur berduaan ke tempat terpencil, bercinta di waktu-waktu tak terduga, semuanya membuat hubungan terasa begitu romantis bak di film-film.
Namun, sebaiknya Anda juga perlu berusaha membangun fondasi rumah tangga dari hal-hal yang berada di luar urusan kamar tidur. Ini saatnya bicara, apa yang akan Anda berdua rencanakan untuk masa depan keluarga. Kapan akan punya anak, lalu bagaimana karier Anda dan suami. Siapa yang akan mengasuh anak nanti, dan apa harapan suami untuk anak-anak dan juga Anda. Bicarakan ini, maka selanjutnya Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk perdebatan yang tidak perlu.
Fase 2: Memantapkan fondasi
Anak-anak mungkin belum lahir, tapi Anda mulai mengetahui kekurangan, kelebihan, serta kebiasaan buruk pasangan--begitu pula dengan dirinya terhadap Anda. Di tahap ini, Anda perlu belajar pentingnya kerjasama tim di dalam keluarga. Samakan kembali visi dan misi ke depan dan jalin kedekatan dengan orang-orang yang berpengaruh terhadap Anda berdua, seperti keluarga besar misalnya.
"Salah satu penyebab pasangan suami-istri mengalami perceraian pada fase ini adalah karena mereka tidak berusaha untuk mempertemukan dua pikiran, dan malah menghindari perbedaan pendapat," kata Beverly Hyman, PhD, salah satu penulis buku How to Know If It's Time to Go: A 10-Step Reality Test for Your Marriage.
Fase 3: Keluarga adalah segalanya
Ini adalah fase terpenting dari kehidupan berkeluarga. Pada saat ini, Anda sudah membangun keluarga utuh dengan beberapa orang anak, membeli mobil dan rumah, dan mulai mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan masa depan. Hidup jadi semakin sibuk, dan menurut Dr Hyman, inilah saat yang rawan. Sebab, Anda jadi kurang memiliki waktu untuk berpikir tentang pasangan, bagaimana caranya agar bisa punya banyak waktu berdua, dan bagaimana menikmati keintiman dengan pasangan. Yang lebih banyak Anda pikirkan adalah anak-anak, pekerjaan, dan utang-utang yang harus dibayar.
"Sempatkan untuk berbicara dari hati ke hati dengan pasangan. Atur rencana untuk bisa berduaan saja. Tidak perlu sampai meninggalkan anak, tapi mungkin dengan menunggu mereka tidur di malam hari, lalu Anda bisa nonton berduaan dengan pasangan dan bercakap-cakap. Lebih baik lagi, bila setelahnya 'percakapan' ini berlanjut di atas ranjang," saran Dr Hyman.
Fase 4: Kembali berdua
Ketika anak-anak sudah besar, menuntut ilmu atau bekerja di kota lain dan lebih sibuk dengan urusan pribadinya, Anda akan mendapati bahwa inilah saat ketika Anda kembali berduaan dengan pasangan. Berbeda dengan dulu pada waktu baru menikah, Anda mungkin bisa dibilang tidak punya banyak beban. Segala yang bersifat material sudah tercapai dan secara emosional Anda dan pasangan juga sudah jauh lebih matang.
Dr Hyman menyarankan Anda berdua untuk memanfaatkan fase ini dengan mencoba berbagai pengalaman baru. Seperti menekuni olahraga, berkebun, atau memelihara binatang. Anda bisa melakukannya bersama pasangan atau sendiri-sendiri.
Fase 5: Lengkaplah sudah!
Anak-anak sudah menikah dan membina rumah tangganya sendiri. Anda juga sudah pensiun dari pekerjaan dan punya banyak waktu bersama pasangan. Pada fase ini, Anda perlu menikmati segala yang telah Anda dapat selama perjalanan waktu. Tidak banyak yang perlu Anda hadapi lagi di fase ini, selain menyongsong hari tua bersama pasangan, sambil selalu menjalin kedekatan dengan anak dan cucu.

Bagaimana Mencari Tahu Saat Pasangan Sedang Berbohong


Dia berkata akan pergi bersama teman-temannya, tetapi salah satu dari temannya menelepon ke rumah untuk menanyakan kabarnya. Apakah dia berbohong? Bagaimana Anda mengetahui pasangan Anda berbohong atau tidak?
Jika curiga dengan ucapan mereka yang menandakan pesan membingungkan, maka saatnya untuk mencari tanda-tanda lainnya. Tanda yang paling jelas adalah bahasa tubuh pasangan Anda.

Richard Newman, peneliti bahasa tubuh, berbagi kiat mengenai cara mendeteksi kebohongan.

Setelah penelitiannya di Neuro Linguistic Programming (NLP) dia melatih lebih dari 6.500 orang dari 29 negara yang berhasil menggunakan bahasa tubuh dan bagaimana cara membaca tanda tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Cara terbaik untuk membongkar apakah seseorang berbohong atau tidak adalah dengan memperhatikan adanya kejanggalan dan ketidakbiasaan,” ucap Newman.
“Di samping alat yang bisa mendeteksi kebohongan, yang harus diperhatikan adalah adanya tanda-tanda stres, cemas, dan tertekan.”

Dia menyarankan Anda sebaiknya mengatur suara yang baik sebelum memulai investigasi. “Pastikan itu sesuai fakta,” usul Newman. “Jangan langsung membicarakan yang sifatnya menuduh, buatlah orang yang ingin Anda tanya merasa nyaman terlebih dahulu.”
Newman percaya hal tersebut akan membantu mengidentifikasi perubahan signifikan dalam penampilan mereka.
Setelah anda membuat mereka nyaman dan tenang, maka ada tanda-tanda yang Anda harus cari:
Berkedip. Gerakan mata yang banyak bisa berarti sebagai tanda yang bisa dipercaya untuk mengetahui kebohongan. Orang rata-rata berkedip satu kali dalam 10 detik, jadi jika dia berkedip terlalu sering, ada banyak kemungkinan bahwa dia sedang berpikir (mungkin berbohong) cepat.
Sentuhan tangan di wajah. Semakin tinggi tingkat gerakan tangan di sekitar wajah, semakin tinggi tingkat kecemasan. “Kami mendesain secara alami untuk membuktikan kebenarannya,” ucap Newman. Jadi, cara apapun yang dilakukan tangannya untuk menutupi wajahnya, menunjukkan orang tersebut sedang mencoba untuk menutupi kebohongan.
Tiba-tiba diam atau tegang. Kebalikan dari mengalihkan pandangan adalah menatap, tatapan kosong menunjukkan juga respons tidak jujur. Hal itu biasa bagi pembohong yang melakukan upaya khusus untuk tidak banyak menggerakan mata mereka agar terlihat meyakinkan.
Anda mungkin curiga jika seseorang tampak sangat gelisah dan berpikir bahwa mereka berbohong, tetapi hal itu merupakan sikap yang biasa. Sesuatu yang tidak biasa adalah berbicara dengan seseorang yang terlihat seperti patung.
Jangan mendekati seseorang ketika mereka sibuk, terlalu mudah bagi mereka untuk menyembunyikan reaksi mereka dan menutupi bahasa tubuh ketika mereka sedang asyik mengerjakan pekerjaan.
Petunjuk-petunjuk tersebut tidak akan mengubah Anda menjadi seorang detektor kebohongan. Tetapi dengan membaca bahasa tubuh seseorang, setidaknya Anda bisa mendapatkan beberapa kepastian saat sedang merasa curiga.

Minggu, 11 Desember 2011

8 type wanita idaman

8 Type Wanita Idaman

images8 8 Type Wanita IdamanAda berbagai jenis wanita di dunia ini. Tetapi yang seperti apa sich type wanita idaman para pria..??yuk kita intip type apa saja….
Cewek Power
Keadilan gender benar-benar diterapin oleh cewek satu ini. Nggak hanya omong kosong di bibir menuntut keadilan antara cowok dan cewek. Mereka juga mau turun tangan angkat-angkat barang berat, tanpa berkata, “Itu kan tugas cowok.” Mereka juga pasti bakal patungan membayar pengeluaran kencan. Nggak perlu menjebol kocek cowok deh kalau keluar bareng cewek ini.
Cewek Independen
Wah, salut deh sama cewek yang satu ini. Abis, mereka nggak hanya memperlakukan cowoknya bagai supir sih. Namanya juga mengusung semangat mandiri, apa pun bisa mereka lakukan sendiri. Nggak ada lagi rengekan manja yang bisa membuat hidup para cowok lebih “nyaman.” Cewek tipe ini juga bakal membiarkan cowoknya memiliki dunia sendiri, tanpa mengekang si cowok.
Cewek Sahabat
Kalau ingin memikat hati seorang cowok, terlebih dahulu jadilah sahabat baginya. Yap, cewek yang bisa mengerti semua hobinya dan melakukan hal sama dengannya. Dengan cewek inilah, seorang cowok bisa menumpahkan semua masalahnya tanpa ditutup-tutupi. Tanpa disadari, si cowok sudah jatuh cinta.
Cewek Inner Beauty
Meski nggak memiliki kecantikan layaknya cewek model, cewek ini gampang sekali membuat cowok jatuh cinta kepadanya. Inner beauty-nya terlihat jelas dan menyilaukan sih. Kualitas cewek ini terletak pada kepribadiannya yang menakjubkan. Nggak hanya baik, tapi cewek ini juga ramah, bijaksana, dan menyenangkan diajak berbicara.
Cewek Model
Nggak bisa dimungkiri, yang namanya cowok pasti bakalan menoleh diiringi decak kagum saban melihat cewek yang memiliki wajah cantik plus bodi seksi melintas di depan hidungnya. Yap, smart emang never enough. Bagi cowok, berkencan dengan cewek yang bergaya bak model bakal menaikkan gengsi mereka di antara sesamanya. Tapi, cewek tipe ini kadang hanya jadi piala bergilir kalau nggak diimbangi kualitas diri lainnya.
Cewek Kalem
Pembawaannya lemah lembut. Tutur katanya teratur. Persis putri keraton. Penampilan yang feminin abis bisa bikin banyak cowok kesambit oleh pesona yang terpancar dari cewek satu ini. Nggak heran! Sebab, sudah jadi keharusan alami, seorang cowok untuk selalu berusaha melindungi cewek dari apa pun. Cewek macam inilah yang paling cocok untuk memuaskan hasrat sok pahlawan seorang cowok. Habis, mereka terlihat rapuh sih.
Cewek Positif
Selalu berpikiran positif, itu ciri khas cewek ini. Dia nggak gampang memupuk pikiran buruk kepada orang lain. Puas dengan keadaannya sendiri membuat perasaan rumput tetangga lebih hijau nggak bakal muncul. Percaya dirinya tinggi sehingga nggak bakal diliputi cemburu berlebihan. Cewek ini juga bakal memilih berterus terang daripada membuat seorang cowok menebak-nebak yang malah menimbulkan perang dunia kedua. Bersama cewek ini, damai terasa sepanjang hari.
Cewek Smart
Nggak ada cowok yang demen sama cewek blo’on, kecuali mereka punya wajah dan tubuh dengan nilai sembilan. Lagian, cowok bakalan lebih betah bersama dengan si smart daripada bersama cewek cantik plus seksi, tapi saban dia diajak ngomong selalu nggak ngeh. Si seksi bakal memuaskan mata only, tapi si smart pasti bakal memuaskan hati

5 type pria idaman wanita

Ini 5 Tipe Pria Idaman Wanita
Lifestyle



Pasti pernah terlintas di pikiran para pria tipe pria seperti apa yang menjadi dambaan wanita? Sebenarnya wanita tidak mengejar tipe pria muluk-muluk atau yang aneh-aneh. Setidaknya, ada lima kategori pria yang menjadi idaman wanita. Berikut ini gambarannya.

1. Mr. Charmer

Pria tipe ini selalu tampil dewasa, terlihat bahagia, dan tahu pasti apa yang diinginkannya. Ia juga sangat tahu bagaimana memperlakukan wanita dengan baik, sehingga membuat pasangannya merasa dicintai dan tak minder.

Pria semacam ini juga tahu sekali akan tanggung jawab dan tugasnya, tak akan tega membiarkan pasangannya kecewa atau menangis. Ia sosok yang perfeksionis. Untuk memenangkan hatinya, para wanita harus berusaha tampil maksimal, baik dalam sikap maupun penampilan.

2. Mr. Frankness

Setiap wanita pasti mendambakan pria yang jujur dan terbuka pada isi hatinya. Bukan sosok pasangan yang jaim, penuh kepalsuan, dan terlalu tertutup. Sifat itulah yang bisa ditemukan pada diri pria bertipe Frankness ini.

3. Mr. Geeky

Pria culun mungkin terkesan tidak menarik. Namun faktanya pria culun adalah tipe pria yang bisa dipercaya dan tidak bertingkah aneh-aneh. Selain itu, biasanya mereka mempunyai kelebihan tersendiri yang justru membuatnya menarik dan pantas dibanggakan pasangannya.

4. Mr. Platonic Guy

Pria ini sering juga dikenali sebagai Mr Cool. Ramah, punya banyak teman, menyenangkan, tapi tidak romantis adalah gambaran singkat tipe ini. Sekalipun wanita tergila-gila pada film Korea yang sarat adegan romantis, namun sebenarnya wanita tak terlalu kagum pada pria yang romantis.

Pria semacam ini tentu punya banyak cara dan strategi untuk merayu wanita. Lantas, bagaimana bila yang dirayu tak hanya seorang? Hmm mungkin lebih baik wanita mendambakan pria cool, namun ramah. Sekalipun tidak romantis, setidaknya tak harus dagdigdug setiap kali para pria itu keluar dengan teman-temannya.

5, Mr. Adventurer

Inilah tipe pria yang selalu menyenangkan dan tak akan pernah membosankan. Sebab, ia punya sisi liar dan suka berpetualang. Ia juga pribadi yang simpel, menerima pasangan apa adanya, dan tidak menuntut pasangannya untuk pandai berdandan.

Namun di balik segala kelebihannya itu, para wanita harus siap saat ia ingin menyendiri ke dalam hutan atau menjelajah tempat yang menurutnya menarik. Ingat, tipe adventurer bukanlah sosok yang suka dikekang dan dibatasi gerak geriknya.

Kira-kira, tipe Anda yang mana? (kpl/*****)

Jumat, 09 Desember 2011

Hati-hati teknologi

Hati-hati Percintaan Bubar Karena Teknologi

Selalu ada sisi positif dan negatif dari semua hal, termasuk teknologi. Jika tidak hati-hati, perkembangan teknologi yang harusnya memudahkan, justru bisa menganggu kisah cinta Anda.

Ada orang yang mendapatkan kekasih lewat Internet, tetapi ada juga yang dicampakkan pujaan hati lewat SMS. Kehadiran teknologi dalam dunia percintaan memang kini semakin maju. Bukan hanya sekadar alat penghubung tapi juga bisa berfungsi sebagai detektif sampai “satpam”. Nah, jika tidak hati-hati, kecanggihan teknologi yang baik malah bisa berbalik merugikan kehidupan cinta Anda. Waspadalah!

Sibuk sendiri
Ketak-ketik di BlackBerry atau telepon selular cerdas Anda hampir tak bisa berhenti bahkan sampai detik terakhir sebelum tidur. Sering kali Anda lebih fokus pada ponsel, ketimbang pasangan yang duduk manis di sebelah. Saat liburan, interaksi Anda berdua juga kerap kurang maksimal karena kehadiran gangguan yang masuk melalui gadget Anda.

Jangan biarkan gadget atau alat komunikasi lainnya mengurangi kualitas hubungan Anda dengan orang terdekat. Usahakan sebisa mungkin melupakan gadget Anda dan berbincang dengan kekasih, teman makan malam. Bagaimanapun sentuhan personal dan interaksi saat tatap muka penting untuk meningkatkan kualitas hubungan walau Anda sudah saling berkabar seharian lewat pesan singkat.

Prioritas pertama

Apa yang Anda lakukan ketika baru bangun tidur? Memeluk pasangan, mencium si buah hati, atau memeriksa pesan di ponsel Anda? Jawaban yang terakhir mungkin lebih banyak dipilih saat ini.

Sadarkah Anda bahwa saat ini si gadget andalan sudah berubah jadi prioritas ketimbang orang tersayang? Berapa kali Anda harus melepaskan genggaman saat menonton bioskop dengan kekasih karena harus memeriksa pesan? Kerap juga pembicaraan penting dengan pasangan terganggu karena ada tanda pesan masuk di ponsel.

Jangan membiarkan diri Anda “dijajah” gadget. Selalu tetapkan batasan kapan Anda bisa terus memeriksa pesan di ponsel dan kapan Anda bisa benar-benar fokus untuk berinteraksi dengan kekasih. Orang tersayang Anda pasti kecewa jika ia dinomorduakan, meski oleh benda elektronik.

Eksistensi
Semakin berkembang, Internet menjadi tempat untuk berbagai macam hal, termasuk tempat menunjukkan eksistensi. "Kok status Facebook kamu masih single, kan kita sudah jadian?"

"Pasang foto sama aku dong di avatar Twitter?"

Nah, hal kecil seperti ini sering jadi pemicu konflik. Kata sayang atau komitmen kini tak cukup lagi hanya ditunjukkan secara tatap muka langsung. Status di Internet pun penting untuk mengukuhkan sebuah hubungan. Jika kekasih keberatan, maka potensi konflik bisa terjadi.

Dianggap masih ingin cari pacar, tidak mau menunjukkan sudah punya istri, atau bahkan dituduh tidak sayang jika tidak mau memajang eksistensi orang tersayang di situs jejaring sosial! Padahal setiap orang punya alasan dan preferensinya masing-masing.

Bisa saja sang kekasih menolak mengungkap terlalu banyak kisah pribadi atau kehidupan cintanya di jejaring sosial karena lebih banyak menggunakannya untuk urusan pekerjaan. Bicarakan hal ini baik-baik dan jangan jadikan sebagai tuntutan.

Jika ia memang siap membuka kehidupan pribadinya ke publik, tanpa diminta pun ia akan senang hati memasang status in a relationship atau married di profil jejaring sosialnya.

Mata-mata

Penguntit atau stalker era masa kini memang berbeda dengan jaman Alfred Hitchcock. Sekarang, tak lagi perlu keluar rumah untuk mengetahui apa yang sedang dikerjakan kekasih, di mana ia berada, hingga dengan siapa ia pergi. Cukup intip-intip status jejaring sosialnya atau bahkan lengkapi ponselnya dengan aplikasi berbasis GPS sehingga mudah melacak keberadaannya.

Ini juga menjadi potensi konflik karena tak sedikit pasangan yang cemburu buta. Kekasih dan mantannya sama-sama 'check-in' foursquare di mal tertentu dan bukan berarti mereka sedang bersama. Bisa saja kebetulan.

Atau kasus lain, jika pasangan Anda terlalu sering mention seseorang di Twitter, maka Anda secara otomatis membuka profil orang tersebut: Siapa dia dan apa hubungannya dengan kekasih Anda.

Apakah dalam konfrontasi Anda lebih percaya Internet ketimbang ucapan pasangan? Apalagi jika pasangan saling tahu password. Secara berkala pasti akan ada aktivitas saling memeriksa inbox atau aktivitas dan pertemanannya di situs tersebut secara diam-diam.

Huft! Melelahkan sekali ya jadi kekasih zaman sekarang. Mungkin banyak yang sudah lupa pada yang namanya kepercayaan dalam suatu hubungan. Karena itu jangan lupakan komunikasi tatap muka langsung agar hubungan tetap kuat tanpa perlu sibuk menjadi penguntit di dunia maya.

Tuntutan baru
Sudah dibaca (“R”) kenapa belum dibalas? Kenapa dia nggak mau memberi tahu password Facebook? Tak sedikit juga pasangan yang meminta kekasihnya mengirim bukti foto tempat ia berada karena tidak percaya pada ucapan kekasih. Banyak tuntutan baru muncul dengan adanya perkembangan teknologi. Tuntutan ini seringkali menjadi sumber konflik jika pasangan belum memiliki dasar hubungan yang kuat.

Mudah menilai
"Pacar baru kamu narsisistik ya, lihat saja Facebooknya."

"Kayaknya teman baru kamu orangnya aneh deh kalau aku lihat Twitternya."

Ketika bertemu atau mendengar nama orang baru, tak jarang yang dilakukan adalah mencari akun jejaring sosialnya atau menelusuri namanya di mesin pencari. Hasil pencarian akun jejaring sosialnya pun bermacam-macam. Ada yang positif, ada yang negatif. Tapi sering hasil pencarian itu dijadikan bahan untuk menilai orang tersebut. Bisa jadi Anda membatalkan kencan hanya karena melihat “keanehan” pada akun jejaring sosialnya.

Seperti halnya jangan menilai buku hanya dari sampulnya, jangan pula menilai seseorang hanya dari akun jejaring sosialnya. Memang akun jejaring sosialnya bisa memberikan gambaran tentang orang tersebut, tapi tak ada salahnya bertemu langsung dan siapa tahu ia tak seperti yang Anda duga.

Selingkuh
Ini yang paling berpotensi menimbulkan konflik. Beberapa studi mengatakan aktivitas yang tinggi pada situs jejaring sosial bisa membuka potensi selingkuh. Kemudahan untuk menggoda dan berhubungan dengan teman lama bisa membuka pintu baru untuk main api. Sekadar berteman atau sudah masuk ke kategori selingkuh? Batasan flirting pun kini semakin abu-abu dengan adanya fitur-fitur di jejaring sosial.

Jangan biarkan hal ini terjadi pada hubungan Anda. Kuncinya, tetap pertahankan kualitas komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan. Kuatkan hubungan Anda lewat interaksi secara langsung dan tetap saling berkabar lewat gadget andalan.

Jangan biarkan Internet dan gadget merusak hubungan cinta Anda yang begitu berharga.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host