Minggu, 15 Januari 2012

Kenali 5 Fase Pernikahan dan Tantanganny

TRIBUNNEWS.COM - Ada yang bilang, pernikahan itu manis di awal, kemudian seiring dengan waktu akan menjadi semakin hambar.
Sementara penasihat dan terapis untuk masalah rumah tangga dan keluarga, Rita DeMaria, PhD, penulis buku The 7 Stages of Marriages, mengatakan bahwa sebenarnya perkawinan ini terbagi menjadi beberapa fase penting. Dan, pada setiap fase itu Anda dan pasangan akan menghadapi berbagai tantangan yang akan menentukan masa depan rumah tangga Anda berdua.
"Dengan memahami seperti apa fase-fase itu, Anda akan dapat senantiasa melalui tahun demi tahun dengan ikatan cinta dankomitmen yang semakin kuat," kata DeMaria.
Inilah lima fase penting perkawinan dan apa saja yang perlu Anda ketahui:
Fase 1: Bulan madu
Tahun-tahun pertama hingga sebelum kedatangan anak-anak adalah masa penuh gairah dan cinta. Semua selalu tentang Anda berdua. Berlibur berduaan ke tempat terpencil, bercinta di waktu-waktu tak terduga, semuanya membuat hubungan terasa begitu romantis bak di film-film.
Namun, sebaiknya Anda juga perlu berusaha membangun fondasi rumah tangga dari hal-hal yang berada di luar urusan kamar tidur. Ini saatnya bicara, apa yang akan Anda berdua rencanakan untuk masa depan keluarga. Kapan akan punya anak, lalu bagaimana karier Anda dan suami. Siapa yang akan mengasuh anak nanti, dan apa harapan suami untuk anak-anak dan juga Anda. Bicarakan ini, maka selanjutnya Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk perdebatan yang tidak perlu.
Fase 2: Memantapkan fondasi
Anak-anak mungkin belum lahir, tapi Anda mulai mengetahui kekurangan, kelebihan, serta kebiasaan buruk pasangan--begitu pula dengan dirinya terhadap Anda. Di tahap ini, Anda perlu belajar pentingnya kerjasama tim di dalam keluarga. Samakan kembali visi dan misi ke depan dan jalin kedekatan dengan orang-orang yang berpengaruh terhadap Anda berdua, seperti keluarga besar misalnya.
"Salah satu penyebab pasangan suami-istri mengalami perceraian pada fase ini adalah karena mereka tidak berusaha untuk mempertemukan dua pikiran, dan malah menghindari perbedaan pendapat," kata Beverly Hyman, PhD, salah satu penulis buku How to Know If It's Time to Go: A 10-Step Reality Test for Your Marriage.
Fase 3: Keluarga adalah segalanya
Ini adalah fase terpenting dari kehidupan berkeluarga. Pada saat ini, Anda sudah membangun keluarga utuh dengan beberapa orang anak, membeli mobil dan rumah, dan mulai mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan masa depan. Hidup jadi semakin sibuk, dan menurut Dr Hyman, inilah saat yang rawan. Sebab, Anda jadi kurang memiliki waktu untuk berpikir tentang pasangan, bagaimana caranya agar bisa punya banyak waktu berdua, dan bagaimana menikmati keintiman dengan pasangan. Yang lebih banyak Anda pikirkan adalah anak-anak, pekerjaan, dan utang-utang yang harus dibayar.
"Sempatkan untuk berbicara dari hati ke hati dengan pasangan. Atur rencana untuk bisa berduaan saja. Tidak perlu sampai meninggalkan anak, tapi mungkin dengan menunggu mereka tidur di malam hari, lalu Anda bisa nonton berduaan dengan pasangan dan bercakap-cakap. Lebih baik lagi, bila setelahnya 'percakapan' ini berlanjut di atas ranjang," saran Dr Hyman.
Fase 4: Kembali berdua
Ketika anak-anak sudah besar, menuntut ilmu atau bekerja di kota lain dan lebih sibuk dengan urusan pribadinya, Anda akan mendapati bahwa inilah saat ketika Anda kembali berduaan dengan pasangan. Berbeda dengan dulu pada waktu baru menikah, Anda mungkin bisa dibilang tidak punya banyak beban. Segala yang bersifat material sudah tercapai dan secara emosional Anda dan pasangan juga sudah jauh lebih matang.
Dr Hyman menyarankan Anda berdua untuk memanfaatkan fase ini dengan mencoba berbagai pengalaman baru. Seperti menekuni olahraga, berkebun, atau memelihara binatang. Anda bisa melakukannya bersama pasangan atau sendiri-sendiri.
Fase 5: Lengkaplah sudah!
Anak-anak sudah menikah dan membina rumah tangganya sendiri. Anda juga sudah pensiun dari pekerjaan dan punya banyak waktu bersama pasangan. Pada fase ini, Anda perlu menikmati segala yang telah Anda dapat selama perjalanan waktu. Tidak banyak yang perlu Anda hadapi lagi di fase ini, selain menyongsong hari tua bersama pasangan, sambil selalu menjalin kedekatan dengan anak dan cucu.

Bagaimana Mencari Tahu Saat Pasangan Sedang Berbohong


Dia berkata akan pergi bersama teman-temannya, tetapi salah satu dari temannya menelepon ke rumah untuk menanyakan kabarnya. Apakah dia berbohong? Bagaimana Anda mengetahui pasangan Anda berbohong atau tidak?
Jika curiga dengan ucapan mereka yang menandakan pesan membingungkan, maka saatnya untuk mencari tanda-tanda lainnya. Tanda yang paling jelas adalah bahasa tubuh pasangan Anda.

Richard Newman, peneliti bahasa tubuh, berbagi kiat mengenai cara mendeteksi kebohongan.

Setelah penelitiannya di Neuro Linguistic Programming (NLP) dia melatih lebih dari 6.500 orang dari 29 negara yang berhasil menggunakan bahasa tubuh dan bagaimana cara membaca tanda tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Cara terbaik untuk membongkar apakah seseorang berbohong atau tidak adalah dengan memperhatikan adanya kejanggalan dan ketidakbiasaan,” ucap Newman.
“Di samping alat yang bisa mendeteksi kebohongan, yang harus diperhatikan adalah adanya tanda-tanda stres, cemas, dan tertekan.”

Dia menyarankan Anda sebaiknya mengatur suara yang baik sebelum memulai investigasi. “Pastikan itu sesuai fakta,” usul Newman. “Jangan langsung membicarakan yang sifatnya menuduh, buatlah orang yang ingin Anda tanya merasa nyaman terlebih dahulu.”
Newman percaya hal tersebut akan membantu mengidentifikasi perubahan signifikan dalam penampilan mereka.
Setelah anda membuat mereka nyaman dan tenang, maka ada tanda-tanda yang Anda harus cari:
Berkedip. Gerakan mata yang banyak bisa berarti sebagai tanda yang bisa dipercaya untuk mengetahui kebohongan. Orang rata-rata berkedip satu kali dalam 10 detik, jadi jika dia berkedip terlalu sering, ada banyak kemungkinan bahwa dia sedang berpikir (mungkin berbohong) cepat.
Sentuhan tangan di wajah. Semakin tinggi tingkat gerakan tangan di sekitar wajah, semakin tinggi tingkat kecemasan. “Kami mendesain secara alami untuk membuktikan kebenarannya,” ucap Newman. Jadi, cara apapun yang dilakukan tangannya untuk menutupi wajahnya, menunjukkan orang tersebut sedang mencoba untuk menutupi kebohongan.
Tiba-tiba diam atau tegang. Kebalikan dari mengalihkan pandangan adalah menatap, tatapan kosong menunjukkan juga respons tidak jujur. Hal itu biasa bagi pembohong yang melakukan upaya khusus untuk tidak banyak menggerakan mata mereka agar terlihat meyakinkan.
Anda mungkin curiga jika seseorang tampak sangat gelisah dan berpikir bahwa mereka berbohong, tetapi hal itu merupakan sikap yang biasa. Sesuatu yang tidak biasa adalah berbicara dengan seseorang yang terlihat seperti patung.
Jangan mendekati seseorang ketika mereka sibuk, terlalu mudah bagi mereka untuk menyembunyikan reaksi mereka dan menutupi bahasa tubuh ketika mereka sedang asyik mengerjakan pekerjaan.
Petunjuk-petunjuk tersebut tidak akan mengubah Anda menjadi seorang detektor kebohongan. Tetapi dengan membaca bahasa tubuh seseorang, setidaknya Anda bisa mendapatkan beberapa kepastian saat sedang merasa curiga.

Minggu, 08 Januari 2012

Jika Cinta Dia - geisha

Terlampau sering kau buat air mataku
Tak pernah kau tahu dalamnya rasa cintaku
Tak banyak inginku jangan kau ulangi
Menyakiti aku sesuka kelakuanmu
Ku bukan manusia yang tidak berfikir
Berulang kali kau lakukan itu padaku
Reff:
Jika cinta dia jujurlah padaku
Tinggalkan aku disini tanpa senyumanmu
Jika cinta dia ku coba mengerti
Teramat sering kau membuat patah hatiku
Kau datang padanya tak pernah kutahu
Kau tinggalkan aku disaat ku butuh kan mu
Cinta tak begini selama ku tahu
Tetapi ku lemah karena cintaku padamu
*
Jika cinta dia jujurlah padaku
Tinggalkan aku disini tanpa senyumanmu
Jika cinta dia ku coba mengerti
Mungkin kau bukan cinta sejati dihidupku
Back to * 2x

Tak Kan Pernah Ada - geisha


Dia memang hanya dia
Ku s’lalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya
Benar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Harta yang paling terindah
Di perjalanan hidupku
Sejak derap denyut nadiku
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya
Reff:
Ku ingin kau tahu isi hatiku
Kaulah yang terakhir dalam hidupku
Tak ada yang lain hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada
Benar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya
Back to Reff
Ku ingin kau selalu di pikiranku
Kau yang selalu larut dalam darahku
Tak ada yang lain
Hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada

Selasa, 27 Desember 2011

Tomat, Makanan yang Bantu Pikiran Tetap Fokus

The Franklin Institute, sel-sel otak membutuhkan dua kali energi dari sel-sel lain dalam tubuh. Nutrisi yang tepat itu sangat penting untuk menjaga fungsi otak dan kemampuan mental, seperti fokus, memori dan konsentrasi.
Untuk membantu anda tetap fokus, anda memerlukan makanan yang kaya zat besi, vitamin B folat, karbohidrat kompleks dan asam lemak esensial.
Zat besi
Hubungan antara tingkat zat besi dalam tubuh dan kemampuan otak untuk fokus pertama kali diteliti pada tahun 2001. Dalam studi Agricultural Research Service yang dipimpin oleh Mary J. Kretsch, makanan yang kaya akan zat besi dapat membantu berkonsentrasi dan fokus.
Makanan kaya zat besi antara lain roti gandum, sayuran hijau, kacang-kacangan, ikan, daging, unggas, dan sereal-pasta.
FolatFolat adalah vitamin B yang diperlukan untuk sintesis asam nukleat dan rantai asam lemak panjang yang penting untuk fungsi otak. Bagi wanita hamil, makanan yang kaya folat seperti melon, pisang, jus jeruk, strawberry, lemon, bayam, asparagus, kacang kering, kacang polong split, sereal dan nasi itu sangat penting. Jika ibu hamil kekurangan folat, itu dapat meningkatkan resiko bayi terlahir cacat.
Vitamin B-6Vitamin B-6 adalah makanan otak yang sehat karena jenis vitamin ini bisa mengubah protein makanan menjadi asam amino yang diperlukan untuk produksi dan sintesis neurotransmiter dopamin dan serotonin. Menurut ahli diet, ketiga zat tersebut yang membuat otak tetep fokus dalam waktu lama.
Makanan kaya vitamin B-6 antara lain selai kacang, kenari, kedelai, kacang, oatmeal, biji bunga matahari, jus tomat, ikan tuna, telur, ikan, daging sapi, ayam dan kentang.
Antioksidan
Buah-buahan segar dan sayuran dapat menjaga oksigen mengalir menuju otak sehingga bisa membantu untuk fokus. Makanan yang memiliki kandungan antioksidan antara lain anggur, delima, kiwi, ceri, blueberry, jeruk, lemon, nanas dan jeruk. Sayuran yang kaya antioksidan yaitu cabai, kangkung, dan kubis merah.
GlukosaBahan bakar yang hanya sel-sel otak Anda gunakan adalah glukosa. Glukosa bisa diperoleh dari karbohidrat kompleks seperti beras merah, oatmeal dan gandum produk roti. Makanan ini merupakan bagian penting dari nutrisi otak. Karena, otak tidak dapat menyimpan glukosa dan membutuhkan pasokan konstan dari darah.
Asam Lemak omega-3

Otak Anda membutuhkan asam lemak omega-3 untuk memperkuat hubungan antara sel-sel. Makanan-makanan ini adalah makanan otak yang penting karena tubuh tidak dapat membuat asam lemak omega-3. Anda bisa menemukan kandungan zat ini pada ikan, kenari dan biji rami.

Khasiat Buah Semangka

 

Siang hari yang panas, bayangkanlah buah semangka. Buah dari suku ketimun ini, selain dikenal sangat menyegarkan juga memberikan efek yang positif bagi tubuh.
Semangka mengandung likopen yang tinggi. Likopen merupakan antioksidan yang ditemukan dalam buah-buahan berwarna merah (kecuali stroberi). Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa likopen dapat mengurangi risiko kanker prostat dan penyakit jantung.
Orang yang makan diet yang tinggi kandungan likopen, kecil kemungkinannya untuk mengalami serangan jantung.  Buah berair dengan nama latin Citrullus lanatus ini juga kaya akan Vitamin B6. Vitamin B6 adalah zat penting yang dapat merangsang hormon dalam otak untuk mengatasi kecemasan dan panik.
Tak hanya itu, semangka juga kaya akan vitamin C. Vitamin C tak hanya penting untuk menjaga daya tahuan tubuh, vitamin ini mutlak diperlukan untuk memperlambat penuaan dan kerusakan kondisi medis seperti katarak.
Sama seperti vitamin C, vitamin A yang terkadung dalam semangka juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin A dapat membantu tubuh melawan infeksi dan mencegah kebutaan.
Namun tidak seperti pisang atau pepaya yang bisa tumbuh sepanjang musim, semangka memiliki musimnya sendiri. Oleh karena itu, jangan menyia-nyiakan jika musim semangka sudah datang. JIka berbelanja di supermarket, untuk mengtahui semangka yang sudah matang, sebaiknya anda mencoba dengarkan bunyi ketika kulitnya diketuk.
Jika terdengan suara berongga, artinya buah semangka sudah siap disantap, tetapi jika Anda mendengar suara yang solid, artinya semangka masih mentah dan perlu beberapa hari lagi untuk matang.
 

Selasa, 20 Desember 2011

CINTAKU DI BALIK PENJARA

“ jon...jon...oper ke aku...cepat...!!” pintaku
“ ini tio.., dukk !!!” jon mengoperkan bola ke arahku yang sudah siap dimulut gawang lawan. Aku lari mengejar bola tanpa mempedulikan orang disekitar. Tiba-tiba “ braaakkkk.....” Saking semangatnya aku berbenturan kepala dengan dimas rebutan bola.  “ aww...sakiitt.” rintihku
“ oh my God...tio..km apa-apaan sih...” bilang dimas agak emosi.
“ kamu tuh, mas... taruh mata di mana?” sahutku sambil menahan kesakitan
Setelah beberapa saat aku dan dimas kesakitan akhirnya permainan bola minggu pagi itu usai. kita seperti biasa lagi. Seakan-akan kejadian itu diterjang angin kencang musnah terlupakan.
“ hi friend, aku pulang dulu ya...” teriakku ke teman-temannya.
“ ok..jangan lupa sabtu sore main lagi....” sahut teman-temanku.
Aku mengambil motor yang diparkir di pinggir lapangan. Dengan keringat yang masih membasahi tubuh, ku genjot motor dan langsung ngacir. Aku ngebut menelusuri jalanan kota kejar-kejaran dengan mendung yang siap menyiram Bandung.
Jalanan saat itu agak sepi. Yaa...mungkin orang enggan keluar karena cuaca kurang bagus. Aku semakin kencang dengan kawasaki ninjaku. Namun tiba-tiba...” sttttttttttttt..........ciiiittttttt...prakkk.....” aku terjatuh berguling-guling dijalan.
Beberapa saat kemudian....
“ Di mana aku ini..??” mataku mulai terbuka. Masih samar-samar aku lihat orang disekitarku.
“ Tenang mas...km di rumah sakit sekarang “ terdengar suara cewek dideketku.
“ Mas, maafkan aku...tadi aku nyeberang gak lihat jalanan, mas menghindariku dan terjatuh...” terang cewek itu sambil memperbaiki posisi kakiku.
“ aku yang mambawa mas ke sini ...” tambahnya
“ ohw...kepalaku pusing banget , tadi aku terbentur apa...?” tanyaku.
Cewek itu menunggui sesekali memperbaiki posisi tubuhku yang bergeser dari tempat pembaringan. Aku baru tahu kalau nama cewek itu rini. Seorang mahasiswi semester 3 di universitas swasta di Bandung.
“ Mas, ini alamat rumahku, siapa tahu mas tio mau komplain apa ke aku...” rini menyodorkan kartu namanya.
Setelah 2 hari aku dirawat di rumah sakit, akhirnya aku diperbolehkan pulang. Kondisiku sudah agak mendingan, walaupun masih terasa kaku diseluruh tubuh. Seminggu setelah pulang dari rumah sakit kondisiku pulih total. Di saat kesendirianku, aku ingat gadis cantik yang sempat aku tabrak waktu itu, ya rini namanya
Masih aku simpan kartu nama yang dia berikan waktu itu. Rini,  jln Ir juanda blok B.12  kota Bandung.  “ aku baru menyadari begitu cantiknya kamu, rin. seandainya aku bisa memilikimu....” pikiranku malayang jauh menembus dinding kamarku.
 “Drrr… Drrrrrr… Drrrrr….” aku tersentak kaget, lamunanku buyar oleh getar Handphone di meja
“Ya halo….?” aku memulai menyapa.
Tio, maen yuk!” ajak seorang cewek dengan suara centil di sebrang sana. “ogah ah…!” jawabku spontan. Aku tahu nadya pasti ngajak aku shoping,  Huft..biasa hobby kebanyakan cewek. Nadya adalah anak temen tanteku yang sempat main dan kenalan ketika mengantar ibunya arisan di rumah tanteku.
“yakin nih??” jawab Nadya disana.
“Iya!, ajak saja Meta. dia pasti mau” seruku.
“Yah Tio ga asik, awas loh jangan kebanyakan bengong di kamar nanti kesambet” nadanya menggangu.
“Udah sana pergi, jangan gangguin aku, lagi bt, nih !” jawabku. Tut…. tut… tut… aku tutup paksa handphoneku. Entah mengapa hari ini aku merasa pengen sendiri.
“Drrrrr Drrrrrr Drrrrr…”  Hapeku kembali bergetar. Pasti Nadya lagi pikirku.
“Apa lagi sih?? Udah aku bilang aku lagi ga mau keluar Nad!!” jawabku ketus dan kesal.
“halo....!!  maaf , betul ini dengan Tio?” seorang dengan suara lembut terdengar di seberang sana. Oh My, bukan nadya ternyata. Waaah aku malu bgt! Dengan emosi yang mereda aku segera menjawab
“ya betul, maaf siapa , ya?” Jawabku dengan nada bersalah.  “aku rini. Masih inget kan?” tanyanya.
“ Oh..rini..masih..masih “ aku manjwab terbata-bata.
10 menit lebih aku berbincang-bincang dengan rini melalui handphone di sore itu. Suaranya terdengar lembut di telinga. “Hmm...jangan-jangan aku jatuh hati, nih sama dia...” pikirku
 “ eh..boleh aku main ke kosmu?” aku memberanikan diri
“ boleh, kok. Main aja ke sini. Aku lagi di kost nih..” jawabnya.
“ ok...aku segera meluncur..tunggu, ya” aku begitu bersemangat.
Petang itu aku meluncur mencari alamat yang pernah diberikan rini kepadaku. Sesekali aku bertanya ke orang di pinggir jalan. Maklum aku bukan asli orang bandung, jadi gak hafal jalan yang ada di kota Bandung.
Setelah beberapa lama aku mencari, akhirnya aku menemukan sebuah kost-kost an yang depannya penuh dengan tanaman bunga. “ wah, bagus banget kostnya...asri..” pikirku. Aku lihat di tiang pagar depan ada tulisan B.12. “ Iya benar..ini alamat kostnya rini” kuyakinkan diriku. Aku mendekati pagar besi yang menghadang tepat di depanku. Aku mencoba memejet bell yang terpasang rapi ditiang pagar yang dihiasi batu alam itu.
“tet...tet...”  suara bell berbunyi. Namun tidak ada seorangpun yang keluar. Aku penasaran...’ tet..tet...” aku coba ulangi. Tiba-tiba muncul sesosok gadis berparas cantik dengan tinggi badan semampai keluar dari pintu menggunakan celana pendek  dengan hem putih lengan panjang. Akupun bergegas mendekatinya. ‘ hai, rin. Apa kabar? Sapaku
“baik, tio..gimana kabarmu. Dh sehat, kan?  Mari masuk, silahkan..!” rini mengajakku masuk ke dalam kostnya
Aku amati kamarnya dari sudut ke sudut, semua serba tertata rapi. Harum kamarnnya mengingatkan pada kamarku yang ada di jogja.
“ eh kok melamun...” dia mempersilahkan duduk di springbed tempat tidurnya.
Gak tau petang ini rini keliatan cantik dan seksi sekali.  Aku mulai mengobrol santai dengan rini. Sesekali dia tertawa kecil memperlihatkan gigi taringnya yang mungil. “ hmm...andai aku bisa memilikinya...” lamunanku kembali menggoda.
“ hai....kok melamun...hayo melamunin yang di jogja, ya? “ candanya
“nggak, kok..” kilahku.
 “Mau minum apa?” tanya rini dengan muka ceria
“ “Hmm adanya apa?” tanyaku balik
“Kopi? teh? jus orange? ato cendol?” jawab rini dengan nada canda.
“macam kafe aja, hahahahaha…” aku tertawa.  “Hmm... kopi aja, deh.. jawabku sambil tersenyum. Rini pun bergegas ke dapur membuatkan kopi yang aku pesan.
“tadaaaa…. lama ya nunggunya?” rini datang dengan secangkir kopi panas. Aku berdiri sambil melihat foto-foto yang terpasang rapi di dinding kamar kosnya. “sori ya kamarku sempit” rini mengawali perbincangan sambil meletakkan secangkir kopi hitam di bangku sudut kamar.
nggak kok, kamarmu bersih, rapi  dan cantik. Sama seperti orangnya...hehe..  Aku mulai mengeluarkan jurus gombalku. “makasih” dia balas dengan tersipu. Rini mencoba menyembunyikan pipinya yang merah.
Kami berbincang cukup lama tentang keluarga, pendidikan, hobi dan lain-lainnya.  Sesekali dia mengeluakan candaan yang kadang membuatku tertawa terpingkal.
“By The Way, cowokmu ga marah ni aku berkunjung ke sini?” Aku mencoba bertanya lebih jauh.
 “Gak... Gak apa-apa, Kok.... Eh diminum dong kopinya” Rini bergegas mengambilkan secangkir kopi dari meja  di sudut ruangan.  “sreeet, Byurrrrr. aaaaaaaah” Huff....tiba-tiba kopi panas itu menyiram kemeja biruku. Sontak aku kepanasan.
“Sorry-sorry...”  rini bergegas mendekat dan mengusap-usap dadaku “Please... Sori, aku gak sengaja” sambil terus mengusap dadaku. Disela-sela kepanikannya, diam-diam aku melihat dadanya yang montok yang tertutup kemeja putihnya yang tipis. “ Oh My God...” pikirku .
Waktu berjalan begitu cepatnya. Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 22.00 malam. Akupun berniat untuk pamit pulang. “ rin, dah malam, nih. Aku pulang dulu, ya! Seruku. Dia cepat-cepat memegang tanganku. Aku yang gak terbiasa dipegang tanganku oleh cewek jadi kikuk. “ mas, nginap sini aja, ya? Aku nggak ada temen, nih, please ya, mas!!” rini merengek sambil merayuku. Bener-bener jantungku berdetak gak karuan iramanya. Perasaan takut, cemas, kikuk bercampur baur jadi satu. “ rin, nggak enak aku nginap dikostmu. Nanti aku dikira ngapa-ngapain denganmu”. Aku memberinya alasan. “ gak apa-apa, kok mas...” dia menjawab sambil memegang tanganku.
Aku tersontak kaget ketika tiba-tiba dia menciumiku dan memelukku erat sekali. Nafasnya terdengar ngos-ngosan seperti habis lari cepat 100 m. Entah setan apa yang merasuki kami berdua, kamipun terlibat hubungan terlarang layaknya suami istri. Sekali....dua kali..tiga kali ....
 Aku terbangun ketika jam wecker berbunyi, Aku lihat rini masih telanjang memelukku. Aku pandangi mukanya yang cantik. Aku mulai bingung dengan apa yang telah aku lakukan semalam. Making Love tanpa menggunakan pengaman. “ Oh My god...gimana kalau dia hamil...”  aku bener-bener gak tenang pagi itu. Tiba-tiba rini terbangun dan kaget melihat dirinya telanjang tanpa sehelai benangpun. Dia teriak   “Tioooo.....!!??  kamu....Kamu...Oh..” Aku lihat mukanya memerah manahan amarah,  memukili dadaku sambil menangis terisak-isak. “ Tio...aku takut hamil..., aku takut, tio...”ratapnya.
Seminggu setelah kejadian itu. Rini tidak ada kabar lagi. Setiap aku call, Hpnya tidak pernah aktif. SMS pun tidak pernah dia bales.
Senin, 5 Desember 2011
“ ting tong....ting tong...” suara bell berbunyi
Aku mendengar seperti ada orang yang memejet bell.  Dengan lunglai dan mata masih kantuk, aku bangun dan menuju ruang depan. “ kreek.” Aku membuka pintu
“ Maaf, bener ini rumahnya Tio sadewa....?” tanya seorang tinggi besar berkumis dengan jeket kulit di badannya. Aku lihat mobil polisi terparkir diluar pagar rumah tanteku.
“ Benar, pak...” jawabku. “ ada apa ya, pak?” tanyaku setengah bingung.  Aku menenangkan diri dengan berpikir positif. Hmm...mungkin mereka berdua rekan kerja omku.
“ Maaf, mas tio ikut saya sekarang juga ke kantor polisi, nanti kita jelaskan di sana” terangnya. Aku ketakutan setengah mati karena selama hidup tidak pernah berurusan dengan polisi. “ ini ada apa, pak?....saya salah apa? Nggak...nggak mau....!!” aku meronta.
Kedua orang itu menarik paksa tanganku. Aku pun terus meronta tidak mau ikut kedua orang itu. Aku gak kuasa lagi karena badan kedua orang itu lebih besar dan lebih kuat. Akupun digelandang masuk ke dalam mobil yang sudah terparkir di pinggir jalan. Sesampainya di kantor polisi aku melihat wajah yang sudah tidak asing lagi. Iya....rini. Dia di temeni laki-laki setengah baya dan seorang ibu duduk sampingnya. Aku lihat dia menundukkan wajahnya seakan takut menatapku.
“ Begini mas tio...ada laporan yang masuk ke kami bahwa mas tio telah melakukan tindak pidana asusila pemerkosaan terhadap seorang gadis bernama rini..” terang polisi berseragam. Sontak aku kaget setengah mati dan mendadak badanku lemas tidak bertenaga. “ rin...kamu....tega sekali rin...” mataku berkaca-kaca.   
Semenjak itupun aku menjadi tahanan kepolisian. Sesekali tante dan omku menjenguk dan memberiku support supaya tetap tenang. Mereka meyakinkan kalo aku pasti menang dipengadilan nanti.
Tiga bulan setelah berkas selesai ,  akhirnya akupun dihadapkan ke meja hijau. Melalui proses yang panjang dan melelahkan. Akhirnya hakim ketua memutuskan aku bersalah dengan bukti-bukti yang ada.
12 tahun penjara. Ya Tuhan...Ampunilah dosaku. Dengan muka sembab aku terima keputusan itu. Akupun di kawal petugas untuk keluar dari ruang sidang tersebut. Aku berhenti sejenak tepat dihadapan rini. “ rin...tataplah aku “ pintaku. Dia mulai mengangkat kepalanya dan dengan muka sayu dia menitikkan air mata.
“ rin...aku mencintaimu...” air mataku keluar tak tertahankan. Aku liat rini menangis sejadi-jadinya.
Setelah persidangan itu. Hari-hari aku lalui di dalam jeruji besi. Sepi pengap menambah sesak dadaku. Setahun sudah aku menjalani hidupku di penjara.
Aku lihat ada seorang sipir jalan menuju ke arahku “ mas tio..ada tamu tuh...”. Akupun berpikir mungkin omku atau tanteku yang datang. Akupun bergegas menuju ruang khusus untuk pertemuan dengan tamu. Sesaat aku pelankan langkahku.  Aku lihat di depanku wajah cantik yang tidak akan pernah aku lupakan selama hidupku, dia yang aku cintai...dia yang memasukkanku ke jeruji penjara.
Aku berlari dan memeluk nya erat-erat...seakan tidak mau lepas lagi. “ rin aku mencintaimu....” sambil menangis aku memeluknya.  Aku usap air matanya yang terus mengucurkan. “ rin ini siapa??” tanyaku. ‘ mas..ini anak kita “ jawabnya. Aku teriak histeris mendengar jawaban rini. Aku menangis sejadi-jadinya. Aku peluk, aku ciumi anakku sampai dia menangis ketakutan. “ nak...maafkan  bapakmu ini...kamu mirip sekali sama bapak..” sambil terus aku menciuminya walaupun dia terus meronta.
“ Mas...aku juga mencintaimu...ayahku yang  gak terima dan melaporkan mas ke polisi..maafkan aku mas..semua salahku..” sambil terus menangis di dekapanku
Tiga tahun sudah aku dipenjara. Batinku terus tersiksa ketika ingat rini dan anakku, sesak dadaku kadang terpikir untuk mengakhiri hidup. Ya Tuhan kuatkan hatiku.
Lima tahun waktu berlalu. Hari ini  tante , om,  rini dan keluarganya menjengukku di penjara. Aku merasa heran saja. Tidak biasa orang tuanya rini mau menjengukku di penjara. Aku peluk erat rini dan anakku. “ rin...jangan tinggalkan aku..aku takut rin...” sambil menangis aku meminta. Aku pun menciumi anakku yang masih berada di gendongannya rini.  Sesaat aku mendengar suara yang keluar dari mulut ayahnya rini “ tio...maafkan om..harusnya om tidak memasukkanmu ke penjara. Om memang egois. Ini kesalahan terbesar dalam hidup om. Memisahkan kalian yang saling mencinta. Maafkan om, tio..”
Akhirnya orang tuanya rini mencabut tuntutannya. Aku tinggal menunggu sampai surat keputusan bebasku turun. Hari-hari masih aku lalui di jeruji penjara. Setiap keheningan malam aku selalu teringat wajah rini dan anakku yang lucu. Aku membayangkan sedang apa mereka malam ini. “ Aduh, perutku sakit...aduw..sakit..” sambil aku memegangi perutku. Mendadak tubuhku gemetar hebat mukaku pucat pasi menahan sakit. Ya Tuhan  seandainya nyawaku Engkau ambil malam ini aku ikhlas. Terimakasih telah mempertemukan aku dan anakku, dengan orang yang aku cintai. Terima kasih telah menyadarkan kedua orang tua orang yang aku cintai. Bapak, Ibu maafkan anakmu...
( keesokan harinya semua penghuni lapas geger dikejutkan dengan meninggalnya tio sadewa di kamar  tahanannya. Sekujur tubuhnya terlihat membiru. Namun raut mukanya seperti memancarkan senyuman yang penuh makna. Kabar itu sampai ke rini dan keluarganya.
 “ Tidaaaakkkkkkkkkk.....mas Tio..........tidaakkkkkkkkkkkkkk” teriak rini histeris. Rini sebentar-sebentar jatuh tak sadarkan diri. Suara sirene ambulan  menambah hiruk pikuk jalanan kota Bandung pagi itu. Jenasah Tio sempat disemayamkan di rumah bibinya. Rini yang telah menunggu langsung memeluk jenasah Tio, sesekali jatuh tak sadarkan diri. Tak lama kemudian jenazah Tio terbangkan ke jogja. Semenjak kepergian Tio, rini tidak mau menikah lagi. Dia habiskan hari-harinya untuk membesarkan anak hasil hubungannya dengan Tio. “ mas tio....aku kangen kamu mas, tunggu aku. Kita akan ketemu di surga. Kita akan bahagia selamanya”

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host